Tatacara Budidaya Kacang Panjang Di Dataran Rendah (part 2)


Seteleh semua proses persispan dilakukan maka kita akan lanjutkan ke tahap berikutnya
Berikut langkah selenjutnya :

B Penanaman
1 Peletakan benin
Benih atau biji kacang panjang yang sudah mendapat perlakuan di masukan kedalam lubang tanam sebanyak1-3biji/lubang tanam

2 Penutupan lubag tanam
Lubang tanam yang sudah terisi benih di tutup dengan menggunakan abu dari sisa pembakaran jerami padi atau boleh juga menggunakan abu dari sisa pembakaran sekat padi,dengan tujuan menghindarkan benih dari sinar matahari langsung, sekaligus menghindari ganguan hama sepeti burung liar

C Perawatan
1 penyiraman
dilakukan setiap/apbila kondisi tanah kering,terutama setlah proses penanaman agar bibit cepat tumbuh.Penyiraman dilkukan pada pagi atau sore hari

2 Penyulaman
ialah proses penanaman kembli tanaman yang mati atau tidak berhasil tumbuh, dilakukan 1-10 HST. Penyulaman dapat dilakukan dengan mengunakan benih/biji dan bisa juga mengunakan tanaman yang sudah jadi dengan membuat persemaian terlebih dahulu.

3 Pemasangan ajir
ajir/turus di pasanang pada sisi guludan dengan jarak 40-45 cm.kedua ujung ajir yang sudah terpasang disatukan kemudian di ikat menggunakan tali.Ajir berguna sebegai media untuk berkecambahnya tanaman kacang panjang

4 Penyiangan
ialah proses penbersihan guludan dari gulma/rumput/tanaman penggangu,dlakukan dengan cara mencabuti gulma atau dengan penyemprotan herbisida(jagan lakukan cara ini bila belum paham).pertumbuhan gulma dapat di cegah dengn cara memasang likat(sejenis pelastik penutup guludan) bila memungkinkan

4 Pemupukan
*Pemupukan pertama dilakukan 15-20 HST dengan cara di kucur, mengunakan NPK 16-16-16 ,takaran 40-80 kg/Ha,
*Pemupukan kedua dilakukan 8 hari setelah pemupukan pertama dengan cara di kucur,mengunakan NPK 16-16-16,takaran naik menjadi 100-150 kg/Ha, dan seterusnya pemupukan di lakukan dengan interval waktu 8 hari dengan cara di kucur atau di tabur meggunakan NPK 16-16-16,takaran100-150 kg/Ha pemupukan dilkukan berkelanjuta hingga tanaman tidak produktif lagi

5 Pengamatan hama
ialah proses pengamatan tanaman secara rutin dan teliti terhadap kemungkinan terjadinya serangan hama seperti ulat, kutu-kutuan, atau sejenisnya

6 Pengendalian hama
Dilakukan apabila ditemukan adanya serangan hama,pengendalian harus sacepat mungkin dalakukan sebelum serangan hama menimbulkan efek merusak pada tanaman,karna akan berpengaruh tarhadap hasil panen,pengendalian hama dapat dilakukan dengan cara penyemprotan pestisida(kimia/organik) secara tepat,efektif,dan bijaksana,

bersambung……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s