Tatacara Budidaya Paria Hibrida



A PERSIAPAN
1 Persiapan lahan
*pembuatan guludan
dilakukan dengan cara menggemburkan tanah dan di campur dengan kompos atau pupuk dasar lainya,setelah tercampur tanah di tumpuk memenjang membentuk bedengan/guludan dengan ukuran:
tinggi :40-50cm
lebar :70-100cm
panjang:sesuai ukuran
*pembuatan lubang tanam
ada dua cara pembuatan lubang tanam,yaitu:
a) lubang tanam sejajar
yaitu lubang tanam dibuat sejajar lurus tepat di tengah guludan,dan jarak lubang tanam 40-60cm
b) lubang tanam dua jajar
lubang tanam di buat dua jajar di tiap-tiap pinggir guludan degan jarak lubang tanam sama seperti yang satu jajar(40-60cm).cara tanam seperti ini memungkinkan untuk pemasangan ajir seperti gawang(di jelaskan di bawah)
2 Persiapan benih
gunakanlah selalu benih unggul berkualitas baik untuk memperoleh hasil maksimal.

B PENANAMAN
ada tiga cara penanaman yaitu:
Cara pertama
yaitu benih yang sudah mendapat perlakuan di masukan langsung ke lubang tanam dan ditutup abu jerami
Cara ke dua
yaitu benih direndam terlebih dahulu dalam air bersih selama 10-12jam,setelah di angkat kemudian bibit di peram (di bungkus dengan handuk basah) hingga mentik (keluar akar pertama),setelah mentik barulah bibit dimasukan ke lubang tanam dengan posisi akar di bawah dan di tutup abu jerami.
Cara ke tiga
yaitu setelah bibit direndam,di peram,dan mentik (seperti cara ke dua) bibit tidak langsung di masukan ke lubang tanam melainkan di tanam terlebih dahulu didalam media pelastik ukuran 6×10 yang telah di isi tanah di campur kompos,setelah bibit tumbuh dan berdaun dua (usia 8-12 hari) barulah benih di pindahkan ke lubang tanam.

catatan : cara ketiga lebih populer dikalangan petani karena lebih aman dan menghasilkan tanaman yang seragam/serempak

C PERAWATAN
1 Penyiraman
dilakukan apabila kondisi tanah guludan kering,biasanya di lakukan pada pagi atau sore hari
2 Penyulaman
adalah proses penggatian tanaman yang mati dengan tanaman baru,dilakukan secepat mungkin untuk menjaga keseregaman.
3 Penyiangan
adalah proses pembersihan guludan dari gulma/rumput pengganggu,terutama pada guludan yang tidak ditutup likat (sejenis pelastik penutup guludan)
4 Pemasangn ajir
ada dua cara pemasngan ajir untuk budidaya paria ini,yaitu:
*ajir dipasang sepeti biasa dengan cara ditancapkan di tiap pinggir guludan dan di ikat menggunakan tali pelastik
*ajir dipasang seperti gawang dengan cara ditancapkan di tiap pinggir guludan,ajir yang sudah tertancap dipinggir guludan kemudian disatukan dengan ajir dari guludan lain mengunakan sebatang ajir lagi sebagai penghubungnya hingga menyerupai gawang
5 Pemupukan
*pemupukan pertama dilakukan pada umur 15-20 hari setelah tanam/pemindahan menggunakan NPK 16-16-16 dengan takaran 40-50 kg/Ha pemupukan dilakukan dengan cara di kucur
*pemupukan kedua dilakukan 8-10 hari setelah pemupukan pertama,menggunakan NPK 16-16-16,dengan takaran 50-100 kg/Ha pemupukan dilakukun dengan cara di kucur
*pemupukan dilanjutkan setiap 8-10 hari dengan takaran sama seperti pemupukan ke dua,pemupukan dilakukan dengancara di kucur atau bisa juga di tabur di sekitar lubang tanam.
6 Pengamatan hama penyakit
adalah proses pengamatan tanaman dari hama penyakit yang kemungkinan menyerang,proses ini dilakukan dengan rutin dan teliti,apabila ditemukan adanya serangan hama segera lakukanlah pengendalian
7 Pengendalian hama penyakit
adalah proses penumpasan hama yang menyerang tanaman,baik itu serangga/ulat,jamur,bakteri,maupun hama lain seperti tikus,penggendalian hama dapat dilakukan dengan cara penyemprotan pestisida,pengasapan,pengemposan dan sebaginya.

D PEMENENAN
Pemanenan pertama bisa dilakukan pada umur 40-50 hari setelah tanam (tegantung varietas paria yang di tanam),dan seterusnya panen dapat dilakukan setiap 2-4 hari sekali.untuk ukuran buah yang di panen dan cara packingnya disesuaikan saja dengan permintaan pasar.

Demikian sekilas tantang tatacara budidaya paria hibrida,mohoan di tambahkan bila ada kekuranagn
semoga bermanfaat.

One response to “Tatacara Budidaya Paria Hibrida

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s